"Hujan dan Pelangi, keajaibannya membawa sebuah kepercayaan bahwa cinta tak harus memiliki. Karena jika harus artinya ada paksaan. Dan bukan cinta namanya jika ada paksaan."
-Ninette Ika Asyifa-
Semua orang pasti tahu hujan. Tapi, jarang yang benar-benar menyukai hujan. Kebanyakan justru menggerutu saat hujan turun. Apalagi pengendara sepeda motor yang sebal karena
harus meneduh jika kebetulan tidak membawa jas hujan. Hujan membuat semuanya basah dan mudah jadi kotor. Tanah jadi lembek lalu lumpur bertebaran. Padahal jika dilihat seksama, semuanya menjadi indah saat hujan turun.
Dunia hening seketika jika bumi yang bulat ini disapa hujan. Bau tanah yang menurutku sangat harum akan tercium bila hujan membasahinya. Daun yang kering kecokelatan menghijau kembali. Bunga yang seakan lelah dengan kehidupannya dengan sekejap berwarna kembali.
Kenapa kau tidak suka hujan? Aku suka Hujan. Sangat menyukainya hingga aku menyebut diriku sendiri sebagai Pelangi. Banyak yang menerka apa atau siapa Hujan. Banyak yang coba menelisik apa atau siapa Pelangi. Hingga prasangka macam-macam meliputi kisah ini. Tapi, kami berdua tak peduli. Seperti jikalau hujan yang cuek membasahi bumi dan pelangi yang cuek menampilkan keindahannya.
RR's Tale. Rain and Rainbow's Tale. Ya ini dongeng. Tidak sempurna dalam realita. Hujan dan Pelangi tidak akan pernah bisa bersama dalam waktu bersamaan. Namun, aku dan ia yakin bahwa suatu saat jika memang 'waktunya' Pelangi akan muncul bersamaan dengan Hujan. Aku dan dia yakin itu akan indah.
Kuubah nama blog ini karena aku sungguh mencintai dongen Hujan dan Pelangi. Tidak perlu menjadi nyata untuk bisa menikmati kesempurnaannya. Tidak perlu menjadi nyata untuk terus menyayanginya. Aku bersyukur dengannya aku bisa mendongeng tentang cinta. Mendongeng? Ya karena cintaku hanya khayalan semata.
Dengannya aku bertemu dongeng cinta yang lain bersama Pohon Sikamor, Mr. Jazz, Mrs. Jazz, Mrs. Country, dan khayalan cinta lainnya.
Sudah kau baca? Maka berhentilah menerka siapa atau apa Hujan itu. Berhentilah menerka siapa atau apa Pelangi itu. Karena dengan menerka kau hanya akan gelisah, panik, dan cemas. Ini hanya dongeng, seperti Cinderella, Belle, dan Gadis Kerudung Merah.
Hujan dan Pelangi, keajaibannya membawa sebuah kepercayaan bahwa cinta tak harus memiliki. Karena jika harus artinya ada paksaan. Dan bukan cinta namanya jika ada paksaan.
Hujan dan Pelangi, saling mengikat hati walau tak memiliki. Semuanya akan indah pada waktunya. Kau hanya perlu menunggu, percaya, dan setia. :)
Terima kasih Hujan atas keajaibanmu.
RR's Tale by Ninette.







0 komentar:
Posting Komentar